5 Trik Melepas Sekrup Atau Baut Yang Aus

CaraBuatSendiri.com – Mungkin kebanyakan dari kita pernah mengalaminya, kondisi dimana kita kesulitan melepas sebuah sekrup atau baut menggunakan obeng karena celah obeng pada kepala baut atau sekrup aus bahkan sampai hancur sehingga sudah tidak bisa lagi diputar menggunakan obeng.

5 Trik Melepas Sekrup Atau Baut Yang Aus

Penyebab kepala sekrup atau baut aus ada bermacam-macam. Bisa dikarenakan kualitas bahan baku pembuat baut yg buruk sehingga baut terlalu lunak, juga karena kondisi baut yang sudah berkarat atau sudah tua. Penggunaan obeng yang tidak sesuai ukuran baut  juga bisa menyebabkan kepala baut aus. Ini adalah kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh orang-orang. Memaksakan untuk memasang maupun melepas baut menggunakan kepala obeng yang ukurannya kurang pas menyebabkan celah pada kepala baut tidak dapat mencengkram bilah ujung obeng dengan sempurna, sehingga memperkecil luas penampang antara obeng dan kepala baut dan memperbesar gaya yang diterima oleh kepala baut. Maka dari itu selalu gunakan ukuran obeng yang pas sesuai dengan ukuran kepala baut atau sekrup.

Nah, bagaimana jika hal tersebut diatas sudah terlanjur terjadi? Kali ini CaraBuatSendiri.com akan membahas 5 trik melepas sekrup atau baut aus yang bisa anda lakukan sendiri dirumah.

Trik Pertama, Melepas Baut Menggunakan Karet Gelang

Faktor utama mengapa baut atau sekrup yang aus sulit untuk dilepas adalah karena kurangnya cengkraman antara kepala baut dengan ujung obeng. Untuk mensiasatinya,anda bisa menggunakan karet gelang. Karet gelang disini berguna sebagai landasan elastis yang menambah gaya gesek antara ujung obeng dengan kepala baut.

Melepas baut dengan karet

Lapisi ujung obeng dengan karet gelang seperti pada gambar, lalu gunakan obeng untuk membuka baut dengan sedikit menekan. Ke-elastisitasan karet gelang akan membantu memberikan gesekan dan memenuhi rongga kepala baut sehingga memperluas area kontak.

Melepas baut dengan karet

Gunakan karet gelang yang sedikit lebar sehingga dapat memperbesar area kontak antara ujung obeng dengan kepala baut. Segala macam karet gelang bisa digunakan, namun untuk hasil yang lebih maksimal gunakan karet gelang yang kuat yang tahan putus.

Melepas baut dengan karet

Namun trik sederhana ini hanya berlaku untuk baut atau sekrup yang tidak terlalu seret, karena gaya cengkram yang dihasilkan oleh karet juga tidak terlalu kuat.

Trik Kedua, Melepas Baut Dengan Kepala Bor (Chuck)

Trik ini hanya berlaku jika kepala sekrup atau baut menonjol dari permukaan bidang. Jika kepala baut terbenam atau rata dengan permukaan bidang, maka trik ini tidak bisa digunakan. Trik ini menggunakan kepala bor untuk mencengkram kepala baut atau sekrup.

Melepas baut dengan chuck bor

Caranya,  longgarkan chuck atau kepala bor hingga kepala baut / sekrup bisa masuk, lalu rapatkan hingga kepala baut dicengkram rapat oleh kepala bor. Kemudian jalankan bor berlawanan dengan jarum jam untuk membuka sekrup.

Melepas baut dengan chuck bor

Trik ini bisa digunakan selama ada bagian dari sekrup atau baut yang dapat dicengkram atau chuck / kepala bor dan diameter kepala sekrup tidak melebihi diameter chuck.

Trik Ketiga, Membuat Celah pada Baut

Trik ini juga tergantung dengan kedalaman kepala baut terhadap permukaan bidang. Gunakan rotary tool untuk membuat celah dengan membelah kepala baut, lalu gunakan obeng minus untuk memutar baut.

Melepas baut dengan membuat celah menggunakan rotary tool

Namun hati-hati ketika menggunakan rotary tool, jangan memotong terlalu dalam agar permukaan sekitar baut tidak ikut rusak.

Melepas baut dengan membuat celah menggunakan rotary tool

Trik Keempat, Menggunakan Bor Kayu Plug

Trik ini adalah trik yang paling destruktif. Trik ini hanya digunakan jika baut sudah tertanam terlalu dalam dan kepala baut lebih dalam dari permukaan bidang sehingga sulit dijangkau.

Melepas baut dengan bor kayu plug

Untuk menjangkau baut, gunakan mata bor kayu plug untuk menggali lubang disekitar lubang baut.

Melepas baut dengan bor kayu plug

Hal ini tentunya dapat merusak bidang dan disarankan untuk menggunakan cara ini hanya jika sudah tidak ada cara lain dan kita benar-benar perlu untuk mengambil baut atau sekrup tersebut. Jika tidak benar-benar perlu, maka alangkah baiknya sekrup tersebut dibiarkan saja atau gunakan trik kelima berikut ini.

Trik Kelima, Melepas Baut Menggunakan Screw Extractor

Screw Extractor adalah sejenis mata bor yang dikhususkan untuk mengangkat sekrup yang tersangkut. Screw Extractor memiliki drat yang berlawanan arah dengan arah drat sekrup.

Macam-macam ukuran screw extractor

Screw extractor tersedia dalam berbagai macam ukuran untuk baut atau sekrup dengan ukuran yang berbeda-beda. Pilih screw extractor yang diameternya sedikit lebih kecil dari ukuran diameter sekrup.

Melepas baut dengan screw extractor

Untuk menggunakannya, anda tinggal memasang screw extractor pada bor, lalu atur arah putar bor berlawanan arah dengan jarum jam, kemudian bor sekrup yang membandel. Ujung kepala screw extractor akan menggali kedalam sekrup hingga mencengkram kuat pada sekrup, dan karena arah perputarannya berlawanan dengan arah drat sekrup, sekrup akan terangkat dengan sendirinya.

Melepas baut dengan screw extractor

Cara ini adalah yang paling efektif namun anda memerlukan alat khusus untuk melakukannya.

Sekian adalah 5 trik melepas baut atau sekrup yang aus. Semoga bermanfaat. (GML)

CaraBuatSendiri.com – Mungkin kebanyakan dari kita pernah mengalaminya, kondisi dimana kita kesulitan melepas sebuah sekrup atau baut mengg...

Cara Membuat Fidget Spinner dari Bearing

image

CaraBuatSendiri.com – Kali ini CaraBuatSendiri.com akan membahas cara membuat fidget spinner dari bearing (atau yang umumnya disebut laher). Apa itu figet spinner? sesuai namanya, fidget spinner sebenarnya adalah alat atau mainan yang dibuat dengan tujuan untuk membantu orang-orang yang memiliki kesulitan untuk fokus atau gelisah(fidgeting). Secara psikologis, fidget spinner berguna sebagai pengalih perhatian sehingga dapat menurunkan tingkat stress yang dapat menimbulkan rasa gelisah(fidgeting). Itulah sekilas fakta tentang tujuan utama diciptakannya fidget spinner. Sekarang, yuk kita simak cara membuat fidget spinner sendiri berikut ini.

Alat dan Bahan

  • 7 Buah Bearing / Laher dengan ukuran masing-masing sama
  • Lem super (bisa juga menggunakan lem plastik)
  • Pisau / Obeng

Langkah 1 – Buat bearing sumbu fidget spinner

Ambil salah satu bearing, kemudian lepas penutup samping bearing menggunakan pisau / obeng hingga bola bearing nampak (perhatikan gambar berikut). Hal ini bertujuan untuk mengurangi gaya gesek sehingga bearing dapat berputar dengan lancar.

image

Bearing ini nantinya akan dijadikan sumbu / tengah.

Langkah 2 – Atur posisi bearing agar seimbang

Agar perputaran fidget spinner stabil, posisi beban harus simetris atau seimbang, tidak boleh berat sebelah. Cara paling mudah agar bisa seimbang yaitu dengan menata bearing secara melingkar dan rapat seperti pada gambar berikut.

image

Lalu ambil 3 buah bearing yang tidak berdempetan dengan hati-hati, jangan sampai menggoyang/merubah bearing sebelahnya. Perhatikan gambar berikut.

image

Langkah 3 – Rekatkan bearing dengan lem

Rekatkan bearing dengan meneteskan lem super tanpa menyenggol / merubah posisi bearing lalu biarkan hingga lem mengering.

Hati-hati, jangan sampai lem menetes masuk ke area bola bearing tengah karena dapat menyebabkan bearing macet dan fidget spinner tidak bisa digunakan.

image

Langkah 4 – Perkuat dengan lem

Setelah kering, perkuat kembali hubungan antar bearing dengan menggunakan lem yang lebih banyak agar tidak mudah lepas. Namun tetap jaga agar lem tidak ada yg masuk ke area bola bearing.

image

Langkah 5 – Selesai?

Tunggu hingga lem benar-benar kering. Setelah itu fidget spinner buatan anda sudah bisa digunakan.

image

Terus bagaimana dengan 3 buah bearing yang kita singkirkan tadi???

Nah, daripada mubadzir, mendingan kita manfaatkan untuk membuat sebuah fidget spinner lagi. Yuk simak kelanjutannya…

Langkah 6 – Buat fidget spinner dari sisa bearing

Lepas penutup salah satu bearing, lalu letakkan secara berdiri berjajar pada bidang datar. Seperti pada gambar berikut.

image

Lalu rekatkan masing-masing bearing dengan menggunakan lem.

Langkah 7 – Perkuat rekatan antar bearing

Setelah kering, tambahkan banyak lem untuk memperkuat rekatan antar bearing agar tidak mudah lepas.

image

Langkah 8 – Tambahkan karet gelang

Pasang karet gelang agar tampilan lebih menarik. Selain itu karet gelang juga dapat memperkuat rekatan agar tidak mudah lepas.

image

Langkah 9 – Fidget spinner siap digunakan

Kedua fidget spinner siap digunakan.

imageimage

Mudah-mudahan kreasi fidget spinner ini dapat membantu anda mengatasi masalah kurang fokus dan mengurangi kegelisahan anda. Open-mouthed smile

Selamat berkreasi.

CaraBuatSendiri.com – Kali ini CaraBuatSendiri.com akan membahas cara membuat fidget spinner dari bearing (atau yang umumnya disebut laher)...

Cara Membuat Vacuum Sealer Sederhana Dari Suntikan

CaraBuatSendiri.com – Kemasan segel vakum / vacuum sealer adalah cara pengemasan barang, khususnya bahan makanan dengan membungkus barang dengan plastik lalu menyedot udara didalam plastik hingga di dalam plastik menjadi hampa udara. Metode penyimpanan ini sangat efektif untuk mengawetkan bahan makanan dan menjaga barang logam agar tidak berkarat. Prinsip utama dari metode penyimpanan ini ada pada kondisi di dalam bungkus plastik yang hampir hampa udara, sehingga proses oksidasi didalam plastik yang notabene menjadi penyebab utama pengaratan logam dan pembusukan makanan bisa diperlambat.

Umumnya proses penyimpanan dalam kemasan vakum / vacuum sealer memerlukan plastik segel dan alat penyedot udara atau pompa vacuum. Untuk pompa vakum / vacuum pump sendiri bisa anda beli di pasaran dengan harga yang bervariasi tergantung spesifikasi pompa.

Kali ini CaraBuatSendiri.com akan berbagi tutorial cara membuat kemasan vakum / vacuum sealer sederhana dari bahan-bahan yang murah dan mudah didapatkan dan juga mudah untuk anda praktekkan sendiri dirumah.

image

Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang perlu dipersiapkan untuk membuat vacuum sealer sederhana:

  1. Plastik klip / ziplock bag
  2. Selotip packaging bening
  3. Suntikan besar (kalau beli di apotek, saya bilang “spet untuk tinta printer” biar tidak terkesan mencurigakan Open-mouthed smile )
  4. 2 buah aquarium air pump check valve (tanya di toko perlengkapan aquarium, pasti ngerti)
  5. 1 Meter selang udara aquarium, pilih yang tebal. (biasa dijual per-meter di toko perlengkapan aquarium)
  6. 1 Buah T connector selang udara aquarium (di toko perlengkapan aquarium)
  7. Gunting / cutter

Langkah 1 : Potong selang udara

Potong selang udara sepanjang 15 cm, lalu potong-potong menjadi 3 bagian dengan ukuran masing-masing 5cm. Perhatikan gambar berikut:

image

Langkah 2 : Pasang potongan selang pada T connector

Pasangkan masing-masing potongan selang udara pada T connector seperti yang tampak pada gambar berikut.

image

Langkah 3 : Rangkai check valve

Sekilas mengenai check valve. Check valve adalah jenis katup yang arah alirannya satu arah, katup ini mempunyai 2 lubang yaitu masukan (IN) dan keluaran (OUT). Apabila ada aliran atau tekanan udara dari lubang masukan (IN), maka udara akan keluar dari lubang keluaran (OUT), jika terdapat aliran atau tekanan dari lubang keluaran (OUT), katup akan menutup. Untuk mencari tahu mana sisi IN dan OUT, anda bisa meniup salah satu lubang. Jika udara bisa keluar, maka yang anda tiup adalah sisi IN. Jika buntu maka yang anda tiup adalah sisi OUT.

Pasang check valve pada 2 ujung selang. Pada salah satu ujung selang, pasang bagian IN dan pada ujung lain pasang bagian OUT. Lebih jelasnya perhatikan gambar.

image

Langkah 4 : Sambungkan dengan suntikan

Lepas jarum dari suntikan lalu pasang satu ujung selang yang tersisa pada ujung suntikan. Lalu pasang sisa selang pada check valve yang memiliki sisi masukan (IN) seperti pada gambar.

Buang jarum suntik dalam kondisi penutupnya masih terpasang. Buanglah di tempat yang semestinya.

image

Langkah 5 : Siapkan plastik pembungkus

Siapkan plastik ziplock, lalu buatlah sebuah lubang dengan menggunakan tusuk gigi. Buat 1 lubang hanya pada satu sisi, tidak sampai menembus kedua sisi plastik.

image

Langkah 6 : Masukkan benda yang akan anda kemas

Untuk demo ini, saya menggunakan irisan lemon. Letakkan object di tengah-tengah plastik untuk memberi sedikit ruang pada tepian plastik.

image

Langkah 7 : Runcingkan ujung selang

Potong ujung selang secara diagonal / miring agar ujung selang runcing sehingga mudah untuk dimasukkan kedalam lubang pada plastik.

image

Langkah 8 : Sedot udara pada plastik dengan vacuum pump

Katupkan segel klip plastik. Selipkan ujung selang pada lubang, lalu pompa suntikan berulang-ulang hingga udara di dalam plastik tersedot selurunya.

image

Langkah 9 : Segel lubang dengan selotip

Siapkan selotip lalu tempelkan pada lubang. Lalu tarik selang keluar dari lubang sambil menutup lubang dengan selotip pada waktu yang bersaman.

image

Anda telah berhasil membuat vacuum sealer sederhana dari suntikan.

Silahkan mencoba dan selamat berkarya.

CaraBuatSendiri.com – Kemasan segel vakum / vacuum sealer adalah cara pengemasan barang, khususnya bahan makanan dengan membungkus barang de...

Membuat Hiasan Bunga Dari Botol Bekas dan Styrofoam

CaraBuatSendiri.com – Masih berkutat dengan botol bekas. Pada tutorial kali ini saya akan membahas tentang cara membuat prakarya berupa hiasan bunga dari botol bekas. Memang prakarya yang akan dibuat kali ini tidak memiliki fungsi lain selain pajangan. Namun seluruh bahan yang diperlukan untuk membuat prakarya ini terdiri dari sampah disekitar kita.hiasan-bunga-botol-bekas-carabuatsendiri.com-07

Jadi, daripada menjadi polusi, alangkah lebih baik jika sampah tersebut diubah menjadi prakarya yang memiliki nilai keindahan dan dapat difungsikan sebagai pajangan. Selain mengurangi sampah plastik, anda juga dapat melatih kreatifitas anda dan tentu saja dapat menghasilkan sebuah karya.

Langsung saja simak langkah-langkah cara membuat hiasan bunga dari botol bekas dan styrofoam berikut ini:

Alat dan Bahan

  • Botol plastik bekas.
  • Bola-bola Styrofoam.
  • Gunting.
  • Solder.

hiasan-bunga-botol-bekas-carabuatsendiri.com-01

Langkah 1 : Lubangi dan potong botol

Lubangi bagian dasar botol selebar mulut botol dengan menggunakan solder.

Berhati-hatilah saat menggunakan solder karena ujung solder sangat panas dan hindari lelehan plastik.

Potong bagian dasar botol, lalu masukkan mulut botol kedalam lubang pada dasar botol (perhatikan gambar). Bagian dasar botol akan menjadi alas / tatakan hiasan bunga yang akan kita buat.

hiasan-bunga-botol-bekas-carabuatsendiri.com-02

Langkah 2 : Potong-potong bagian sisi botol

Potong-potong bagian sisi botol secara kecil-kecil dan memanjang menggunakan gunting. Potong hingga sekeliling botol menyerupai rumbai-rumbai. Antar potongan jangan terlalu lebar, pastikan lebar potongan lebih kecil dari diameter bola styrofoam. Rumbai-rumbai ini nantinya dibuat menjadi putik bunga.

hiasan-bunga-botol-bekas-carabuatsendiri.com-03

Langkah 3 : Keritingkan rumbai-rumbai putik bunga

Keritingkan rumbai-rumbai yang telah dipotong tadi hinga menyebar kearah luar botol. Gunakan gunting untuk mengurut helai rumbai-rumbai satu persatu kearah luar (perhatikan gambar). Lakukan hal ini ke seluruh helai hingga membentuk sebuah bunga yang mekar.

hiasan-bunga-botol-bekas-carabuatsendiri.com-04

hiasan-bunga-botol-bekas-carabuatsendiri.com-05

Langkah 4 : Tambahkan bola-bola styrofoam

Langkah terakhir, tusukkan bola-bola styrofoam ke tiap-tiap helai. Atur jarak dan jumlah bola sesuai dengan selera anda dan hiasan bunga dari botol bekas ini pun siap dipajang.

hiasan-bunga-botol-bekas-carabuatsendiri.com-06

hiasan-bunga-botol-bekas-carabuatsendiri.com-07

Tips : Anda bisa mengubah hiasan ini menjadi tudung penutup lampu tidur dengan memperpanjang bagian tatakan botol.

Sekian tutorial singkat tentang cara membuat hiasan bunga dari botol bekas dan styrofoam. Semoga bermanfaat dan selamat berkarya.

CaraBuatSendiri.com – Masih berkutat dengan botol bekas. Pada tutorial kali ini saya akan membahas tentang cara membuat prakarya berupa hia...

Cara Membuat Hidroponik Sederhana Dari Botol Bekas (Wick System)

CaraBuatSendiri.com - Bagi anda yang suka berkebun namun anda tinggal di perkotaan atau anda tidak punya halaman untuk berkebun, hidroponik adalah solusinya. Hidroponik adalah sistem penanaman dengan menggunakan media air dan media resapan menggantikan tanah. Pada sistem hidroponik, kebutuhan-kebutuhan tanaman yaitu unsur makro dan mikro yang biasanya didapatkan dari tanah, diberikan melalui larutan nutrisi yang dicampurkan dengan media air.hidroponik-botol-bekas-sistem-wick-carabuatsendiri.com-07

Pada artikel kali ini, saya akan membahas tutorial cara membuat sistem hidroponik paling sederhana dan mudah dengan menggunakan botol bekas. Sistem yang akan saya bahas di tutorial kali ini merupakan salah satu dari beberapa sistem hidroponik yang paling mudah dilakukan bagi pemula yang baru memulai ber-hidroponik. Langsung saja kita mulai.

 

Alat dan Bahan

  • Botol bekas besar
  • Benang kapas (atau sumbu kompor baru)
  • Cutter
  • Nutrisi atau pupuk larut buatan
  • Air
  • Media tanam (cocopeat / sekam bakar)
  • Lakban

 

Langkah 1 : Potong botol

Tandai botol melingkar pada sisi keliling dekat ujung botol (perhatikan gambar). Lalu potong dengan cutter mengelilingi sisi botol hingga botol terpotong menjadi 2 bagian.

hidroponik-botol-bekas-sistem-wick-carabuatsendiri.com-01

Langkah 2 : Lubangi tutup botol

Lubangi tutup botol dengan menggunakan cutter atau paku. Jangan terlalu lebar dan jangan terlalu sempit. Sesuaikan dengan media penghantar yang anda gunakan. apabila anda menggunakan sumbu kompor, lubangi selebar diameter sumbu kompor. Apabila anda menggunakan benang kapas, lubangi sekitar diameter pensil 2b.

hidroponik-botol-bekas-sistem-wick-carabuatsendiri.com-03

Langkah 3 : Buat media penghantar

Buat media penghantar dari beberapa helai benang kapas setinggi ketinggian botol. Sesuaikan jumlah helai benang sehingga pas dengan diameter lubang pada tutup botol.

Apabila anda menggunakan sumbu kompor, hal ini tidak perlu anda lakukan.

lalu masukkan sumbu penghantar memalui lubang tutup botol. Pastikan sumbu menyumbat seluruh lubang tutup botol agar media tanam tidak rontok jatuh kedalam larutan.

hidroponik-botol-bekas-sistem-wick-carabuatsendiri.com-04hidroponik-botol-bekas-sistem-wick-carabuatsendiri.com-05

Langkah 4 : Tambahkan media tanam dan nutrisi

Tambahkan media tanam sesuai kebutuhan anda pada bagian atas botol. Hindari menggunakan media tanam dari tanah kompos. Lebih baik gunakan cocopeat atau sekam bakar agar lebih higenis.

Lalu tambahkan larutan nutrisi pada bagian bawah botol. kemudian gabungkan (perhatikan gambar). Gunakan lakban untuk menahan tepian botol apabila diperlukan.

hidroponik-botol-bekas-sistem-wick-carabuatsendiri.com-06

Sistem hidroponik siap digunakan. Anda tidak perlu repot menyirami tanaman setiap hari, cukup perhatikan ketinggian air nutrisinya saja. Tambahkan larutan nutrisi apabila larutan mulai habis.

hidroponik-botol-bekas-sistem-wick-carabuatsendiri.com-07

Sekian adalah tutorial cara membuat hidroponik sederhana dari botol bekas dengan wick system. Semoga bermanfaat dan selamat berkreasi.

CaraBuatSendiri.com - Bagi anda yang suka berkebun namun anda tinggal di perkotaan atau anda tidak punya halaman untuk berkebun, hidroponik...